Adakah Suplemen Anti-Virus Corona? Ini Kata Pakar

Foto : kantorkita.co.id

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Saat pandemi corona Covid-19, tidak sedikit orang yang berlomba memborong beragam suplemen karena diklaim bisa melindungi tubuh dari serangan virus.


Dalam beberapa pekan terakhir, pakar diet Ashley Koff dari Columbus, Ohio, menerima banyak pertanyaan terkait suplemen anti virus corona. Orang-orang ingin mengetahui suplemen makanan yang harus dikonsumsi untuk melindungi diri dari.

Sebagian menanyakan khasiat sirup elderberry, colloidal silver, dan minyak oregano untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sebagian lain bertanya berapa banyak mereka harus minum kombucha dan menggunakan minyak esensial.

Kombucha Menyehatkan Tubuh

“Seseorang bertanya kepada saya apakah mereka harus melakukan pembersihan dengan minum banyak jus detoks dan saya mengatakan, sebaiknya sama sekali tidak,” kata Koff, yang menjabat sebagai kepala eksekutif program The Better Nutrition.

Sudah tak terhitung jumlahnya iklan media sosial yang mempromosikan obat alami yang mencegah Covid-19. Aneka obat herbal, air asin, krim, pasta gigi, bahkan “larutan mineral ajaib” yang ternyata adalah campuran natrium klorit.

Administrasi Makanan dan Obat-Obatan AS telah memberikan peringatan kepada setidaknya tujuh perusahaan yang kedapatan membuat iklan obat palsu. Lembaga terus memantau situs web dan media sosial untuk membasmi produk palsu dari pasar daring.

Ada kondisi spesifik ketika suplemen tambahan sangat berguna, misalnya untuk ibu hamil atau pasien malnutrisi. Akan tetapi, bagi orang dewasa yang sehat, hal terbaik adalah makan makanan bergizi, tidur cukup, dan olahraga rutin.

Pilih makanan utuh seperti buah-buahan, sayur-sayuran, ikan, unggas, kacang-kacangan, dan susu. Dari opsi tersebut, kandungan vitamin, mineral, seng, dan vitamin D, akan diserap oleh tubuh secara alami.

Koff mengatakan, boleh-boleh saja mengonsumsi multivitamin, asalkan tidak berlebihan. Dosis besar suplemen justru akan membebani sistem tubuh. Lebih baik menekan stres dengan gaya hidup sehat dan menenangkan pikiran.

“Ini adalah waktu untuk mulai menerapkan perilaku yang mendukung kesehatan, jangan malah mengonsumsi banyak hal yang justru tidak menambah kekebalan tubuh,” katanya, dikutip dari laman CNA Lifestyle.

Penulis : M. Naufal Hafizh

Sumber : ayobandung.com


Follow kami

Testimoni

Cheny THE
08/01/2023 - 27 hari lalu

Luar Biasa!
Ika Yuliani
08/01/2023 - 27 hari lalu

Luar Biasa!
superr
Jimmy
07/01/2023 - 28 hari lalu

Luar Biasa!
Maria Anggi Trianika Pelawi
06/01/2023 - 29 hari lalu

Luar Biasa!
Devi Natalia
05/01/2023 - 1 bulan lalu

Luar Biasa!
Esther
05/01/2023 - 1 bulan lalu

Luar Biasa!
Esther
05/01/2023 - 1 bulan lalu

Luar Biasa!
Laksmi Titisari
04/01/2023 - 1 bulan lalu

Luar Biasa!
Salihatun
20/10/2022 - 4 bulan lalu

Luar Biasa!
IIN HERLINA
19/10/2022 - 4 bulan lalu

Luar Biasa!