Mengenal Kombucha, Minuman Sehat yang Diklaim Berkhasiat untuk Kesehatan, Apa Manfaat dan Risikonya?

Foto : revolutionfermentation.com

TRIBUNBATAM.id – Belakangan ini, tren minuman sehat semakin diminati oleh banyak kalangan.

Hal ini tak lepas dari pengaruh masa pandemi, di mana banyak orang mulai sadar akan pentingnya kesehatan tubuh guna melawan virus Salah satu jenis minuman sehat yang kini tengah naik daun adalah kombucha. Minuman ini menjadi salah satu pilihan menu di kafe, restoran, bahkan dijual bebas di supermarket. Kombucha dipercaya memiliki sejumlah khasiat untuk kesehatan tubuh, seperti memperkuat imun, menjaga kesehatan jantung, melancarkan pencernaan, dan masih banyak lagi.


Apa itu kombucha?

Melansir Time, kombucha adalah minuman fermentasi teh hijau atau hitam, gula, ragi, dan bakteri. Minuman ini diyakini berasal dari China sejak 2.000 tahun silam.

Cara membuat kombucha dilakukan dengan menambahkan koloni bakteri hidup dan ragi yang dikenal sebagai symbiotic colony of bacteria and yeast (SCOBY).

Kombucha memang mengandung vitamin B, antioksidan, dan probiotik.

Namun komposisi nutrisi minuman tersebut bervariasi, tergantung bahan dan cara pembuatannya. Sejumlah produsen membuat kombucha dengan kalori 30 kkal dan gula 2-8 gram per porsi. Jumlah kalori dan gula dalam kombucha tersebut jauh lebih sedikit ketimbang jus dalam kemasan atau soda. Kendati memiliki kalori dan gula lebih rendah, namun para ahli gizi menyebut belum ada bukti sahih yang menyebut kombucha sehat dan baik untuk tubuh. Menurut profesor gizi dari UCLA, Dr. Zhaoping Li, klaim kesehatan kombucha selama ini baru mengembangangkan temuan riset manfaat teh.

resep ternak kombucha

Apakah kombucha baik untuk pencernaan?

Makanan yang dibuat lewat fermentasi alami umumnya bersifat probiotik. Makanan jenis ini juga jamak bermanfaat untuk melancarkan pencernaan dan menjaga keseimbangan mikroba di usus.

Sejumlah studi menyebut, kombucha bermanfaat untuk usus karena bisa mengurangi peradangan dan memasok antioksidan dari probiotiknya.

Namun, lagi-lagi diperlukan penelitian lebih mendalam untuk menguji klaim tersebut.

Ahli gizi berbasis di Denver AS, Maria Zamarripa menyampaikan, kombucha memang memiliki probiotik yang bermanfaat untuk kesehatan usus.

Namun, ia menyebut minuman populer ini tak bisa jadi satu-satunya andalan untuk diet sehat. Anda tetap perlu mengonsumsi makanan kaya serat seperti buah, sayur, kacang-kacangan, dan biji-bijian agar usus tetap sehat. Kadar kafein kombucha lebih rendah Kendati dibuat dari teh yang mengandung kafein, kadar kafein kombucha umumnya lebih kecil ketimbang teh, kopi, soda, dll. Kadar kafein kombucha hanya sepertiga dari kafein teh yang belum difermentasi, yakni sekitar 10-25 miligram per porsi untuk kombucha teh hitam. Dengan kadar yang lebih rendah, orang yang bermasalah dengan kafein umumnya bisa menoleransi kafein kombucha.

Kombucha umumnya mengandung alkohol dalam jumlah kecil sebagai hasil proses fermentasi. Saking kecilnya kadar alkohol dalam kombucha, banyak orang tidak merasakan efeknya. Sejumlah kombucha yang dijajak di pasaran AS kadar alkoholnya antara 0,5-3 persen, di bawah bir yang kadar alkoholnya sampai 5 persen.

Risiko dan perhatian saat minum kombucha Cermat memilih kombucha penting untuk mencegah keracunan minuman. Melansir Medical News Today, baiknya Anda hanya minum kombucha yang dibuat di tempat yang steril. Kombucha yang dibuat di tempat yang kebersihannya kurang terjaga rentan risiko kontaminasi. Kontaminasi dari proses fermentasi kombucha bisa menimbulkan masalah kesehatan serius. Pilih produk kombucha yang aman. Dan, hindari minum kombucha yang kadar gulanya tinggi. Minum kombucha setiap hari apabila tidak punya masalah kesehatan umumnya aman. Untuk memastikannya, Anda bisa berkonsultasi ke dokter. Sejumlah ahli melarang ibu hamil, ibu menyusui, penderita gangguan imum minum kombucha.


Penulis : Widi Wahyuning Tyas

Sumber : batam.tribunnews.com


Follow kami

Testimoni

Maaf koneksi gagal: Access denied for user 'u327524875_wiki'@'195.179.238.101' (using password: YES)